Dengan Program Jumat Curhat Bersama Masyarakat, Pelanggar Lalulintas di Muna Menurun

Ket gbr ; Kasat Lantas Polres Muna Sulawesi Tenggara, AIPTU Yusran Yoyo
Ket gbr ; Kasat Lantas Polres Muna Sulawesi Tenggara, AIPTU Yusran Yoyo

NITENI - Pelanggar lalulintas, terutama pengguna knalpot bogar (knalpot tidak sesuai standar-red) serta pelanggaran lalulintas lainnya mulai menurun di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)

Itu dikarenakan intensnya Polres Muna melalui Satuan Lalulintasnya yang terus gencar melakukan Jumat curhat kepada masyarakat dengan memberikan beberapa edukasi tentang berlalulintas.

Edukasi yang dilakukan itu selain untuk mengurangi pelanggar berlalulintas juga bertujuan untuk mengantisipasi para pengendara agar selalu tertib dalam berkendara sehingga tidak terjadi kecelakaan dalam berlalulintas.

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin melalui Kasat Lantas Polres Muna, AIPTU Iptu Yusran Yoyo saat ditemui Niteni.akuratnews.com , Senin 23 Oktober 2023 di ruang kerjanya, mengamini hal itu.

"Kita terus melakukan komunikasi dengan masyarakat melalui Jumat Curhat dengan memberikan edukasi tentang berlalulintas,"Ucapnya

Perwira yang berpangkat dua balak kuning dipundaknya itu menerangkan jika dalam edukasi yang diberikan kepada masyarakat itu adalah untuk memberikan pemahaman terkait kekurangan kelengkapan kendaraannya untuk dilengkapi agar tidak menjadi pelanggaran dalam berlalulintas .

"Edukasi yang kita berikan trutama kita arahkan kepada masyarakat agar semua kekurangan kekurangan kendaraannya untuk dilengkap. Begitu pula saat akan berkendara selalu lebih dulu mengingat kelengkapan berlalulintas," Katanya.

Jumat curhat dan edukasi berlalulintas yang di lakukannya, lanjut Yusran tidak hanya kepada warga masyarakat namun itu juga dilakukan kepada siswa siswi di sekolah sekolah, juga pada komunitas motor yang ada di Muna.

Dia juga mengatakan bahwa edukasi yang dilakukannya tidak seberapa penting jika tanpa keterlibatan semua pihak dalam bersama sama untuk berusaha mengurangi pelanggaran berlalulintas, terutama peran orang tua untuk mecegah anak anaknya yang masih dibawah umur agar tidak mengendarai kendaraan bermotor.

"Dengan edukasi yang kita lakukan, kita juga berharap agar semua pihak ikut terlibat untuk bersama sama memberikan pemahaman tentang untuk selalu tertib berlalulintas. Sehingga pelanggaran pelanggaran itu tidak terjadi lagi. Paling tidak bisa lebih menurun lagi," Tuturnya.

Kasat Lantas pengganti AKP Asnawi itu menjelaskan jika saat ini pihaknya belum ada gelar razia berlalulintas namun hanya melakukan patroli.

"Untuk saat ini kita hanya berpatroli.Kalau pun ada pengendara yang melanggar, tetap kami tiindaki. .Sementara untuk razia saat ini belum ada karena hal itubelum ada perintah," Pungkasnya.***

Penulis: Zainal Arifin
Editor: Redaksi

Baca Juga