Tiga WNA Diduga Korban Penipuan Putri Indonesia Persahabatan 2002

Tiga warga negara asing (WNA) yakni Luca Simioni, Barry Pullen dan Carlo Karol Bonati, membuat laporan ke Polda Bali atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh Putri Indonesia Persahabatan 2002, Fanni Lauren Christie (FLC) beserta suaminya seorang WNA Itali, Valerio Tocci.
Tiga warga negara asing (WNA) yakni Luca Simioni, Barry Pullen dan Carlo Karol Bonati, membuat laporan ke Polda Bali atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh Putri Indonesia Persahabatan 2002, Fanni Lauren Christie (FLC) beserta suaminya seorang WNA Itali, Valerio Tocci.

NITENI - Tiga warga negara asing (WNA) yakni Luca Simioni, Barry Pullen dan Carlo Karol Bonati, membuat laporan ke Polda Bali atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh Putri Indonesia Persahabatan 2002, Fanni Lauren Christie (FLC) beserta suaminya seorang WNA Itali, Valerio Tocci.

Ketiga WNA tersebut mengaku telah ditipu dan diminta menempatkan keterangan palsu pada akta otentik atas kepemilikan Apartemen the Double View Mansion (DVM) Bali.

Kuasa hukum tiga WNA tersebut, Erdia Christina menjelaskan FLC diduga mengaku sebagai pemilik apartemen DVM dan melakukan penjualan dua unit apartemen kepada investor.

Pemilik apartemen yakni Luca Simioni, lanjut Erdia, tidak mengetahui penjualan tersebut sehingga tidak mendapatkan keuntungan apapun.

"FLC selaku Direktur dan Pemegang Saham 95% PT Indo Bhali Makmurjaya bersama suaminya Valerio Tocci, bukan sebagai salah satu pihak investor pembangunan Apartemen DVM. Namun namanya hanya digunakan mengelola Apartemen DVM atas permintaan dan/atau rekomendasi dari Suaminya," ujar Erdia, dalam keterangannya, Jumat, 23 Juni 2023.

Ernida mengatakan pada tahun 2021, Fanni Lauren Christie dan Valerio Tocci secara diam-diam telah menjual 2 unit Apartemen DVM dan tidak membagikan keuntungan atas penjualan 2 unit Apartemen tersebut kepada para investor

"Luca Simioni sebagai salah satu investor membuat Laporan Polisi atas dugaan tindak pidana penggelapan atas penjualan 2 unit Apartemen DVM pada Polda Bali sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHPidana," jelas Ernida.

Lebih lanjut, Ernida mengungkapkan Barry Pullen dan Carlo Karol Bonati, sebagai pemilik unit-unit Apartemen DVM diduga juga telah ditipu oleh FLC dan suaminya, dengan pengajuan sewa apartemen.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Wahyu
Editor: Redaksi

Baca Juga